Cara Menghemat Uang Bulanan – Menghindari Kantong Jebol!

Selalu kewalahan karena uang sudah habis sebelum tanggal gajian? Hati-hati, kebiasaan ini bisa menjadi pangkal masalah bagi keharmonisan rumahtangga. Ikuti langkah-langkah berikut agar Anda bisa lebih cermat mengatur uang bulanan!

Sistem Amplop

Tepat setelah gajian, bereskan semua pembayaran yang bisa dilakukan secara online, seperti cicilan rumah dan mobil, tagihan listrik, air dan telepon. Lalu masukkan uang ke amplop untuk  kebutuhan lainnya seperti bayar Asisten Rumah Tangga, belanja bulanan atau mingguan, membeli gas dan air mineral, uang saku dan sekolah anak-anak, uang transport ke kantor, sedekah dan uang akhir pekan. Sisanya, simpan sebagai tabungan.

Beri nama amplopnya sehingga Anda tidak lupa. Usahakan tidak menggunakan isi amplop untuk keperluan lain yang tidak sesuai dengan tulisan di amplop. Jangan lupa bawa “amplop akhir pekan” setiap Sabtu dan Minggu, sehingga Anda tidak perlu pakai debit atau kartu kredit untuk makan di restoran atau berbelanja pada dua hari tersebut.

Meski klasik, cara ini terkenal efektif untuk membuat Anda menggunakan uang seperlunya.

Menu Mingguan

Buatlah daftar menu makanan mingguan sehingga memudahkan Anda untuk berbelanja. Belanja sayur, buah dan daging sebaiknya dilakukan per minggu sesuai dengan menu yang Anda ciptakan, agar pola belanja lebih terkontrol.

Simpan bahan makanan di kulkas dengan baik, agar Anda tak perlu melihat mereka membusuk dan harus membuangnya. Potong-potong sayur lalu simpan di wadah tertutup rapat. Bersihkan daging, ayam dan ikan, lalu simpan di plastik atau tempat kedap udara dan masukkan ke freezer.

Bawa Bekal

Memilih masak daripada beli adalah cara mengirit uang yang baik. Saat pagi hari, siapkan  sarapan sekaligus bekal makan siang untuk suami dan anak, sehingga mereka tak perlu jajan di kantor atau sekolah. Tidak hanya lebih hemat, makanan buatan rumah juga jauh lebih sehat!

Catat Pengeluaran

Catat setiap pengeluaran, baik kecil maupun besar. Simpan semua nota pembelian, agar bisa membandingkan harga bulan ini dengan bulan lalu, perbedaan di tempat A dengan di tempat B. Catat pula barang-barang yang akan dibeli, sehingga tak perlu membeli produk yang masih ada di rumah atau sedang tidak dibutuhkan. Dengan cara ini Anda bisa mengontrol pengeluaran dan menghemat uang bulanan cukup banyak.

Kurangi Pemakaian Kartu Kredit

Kartu kredit memang sangat memudahkan, namun bisa juga membuat Anda terlilit hutang yang sulit dituntaskan. Maka, gunakan kartu kredit seperlunya, hanya di saat-saat darurat saja. Biasakan untuk membeli dengan uang cash atau tagihan di muka. Jika memang sedang tidak membawa cash, seharusnya dengan otomatis Anda mengerem untuk berbelanja.

Tips Efektif Lainnya Dalam Menghemat Keuangan Bulanan

Jika sudah melakukan 5 hal yang telah disebutkan diatas, ada beberapa hal lainnya yang bisa Anda lakukan untuk menghemat uang bulanan. Berikut diantaranya:

Bijak Menyikapi Diskon

Biasanya diskon dibarengi pula dengan fasilitas cicilan 0% agar produk yang ditawarkan semakin memikat. Sebelum terlena, ingat beberapa hal berikut ini:

Sadar Isi Dompet

Saat lihat berbagai diskon dan promo cicilan 0 %, jangan langsung memilih-milih produknya atau bertanya detil produknya pada pramuniaga. Hal yang pertama dilakukan adalah cek isi dompet untuk mengetahui kesanggupan Anda membayar.

Buka Jasa Titip

Jastip atau jasa titip barang di mal kini menjadi kegiatan yang sangat populer. Jadi, saat berbelanja atau berburu diskon, Anda bisa memberitahukan teman-teman atau publik tentang produk-produk yang tersedia, sehingga bila ada yang tertarik membeli, Anda cukup tambahkan biaya jastip pada harganya. Misalnya untuk sepatu seharga Rp700.000, Anda kenai jastip Rp30.000 sehingga Si Pembeli harus membayar Rp730.000 kepada Anda.

Kegiatan seru ini sangat efektif dilakukan di grup Whatsapp dan Instagram. Bila Anda mendapat laba tinggi dari jastip, Anda dapat membayar pembelanjaan pribadi dengan hasil tersebut sehingga tidak mengganggu uang bulanan Anda.

Kenali Standar Harga

Biasanya, barang diskon  sudah dinaikkan terlebih dulu harganya, oleh karena itu penting untuk cari tahu standar harga tersebut. Gunakan ponsel untuk Googling pasaran harga produk yang sama.

Buat Daftar Prioritas

Diskon memang sangat menggiurkan, tapi berusahalah untuk tenang dan tidak kalap. Mengingat atau membawa daftar prioritas adalah kuncinya, agar Anda fokus pada kebutuhan dan mengesampingkan keinginan.

Perhatikan Kondisi Barang

Pasti ada alasan di balik diskon, misalnya karena adanya cacat produksi atau hampir mendekati tanggal kadaluwarsa. Jadi lihat produk sampai detil, jangan sampai menyesal setelah membeli.

Jangan Beli Ukuran Yang Dipaksakan

Seringkali Anda menemukan barang diskon yang tidak sesuai dengan ukuran, misalnya baju atau sepatu. Meskipun hadir dalam warna favorit atau harganya sangat miring, jangan membeli jika ukuran Anda memang tak tersedia.